04 February 2009

KAMI TIDAK AKAN MENYERAH

kemarin sore habis pulang kerja ukhtiku bawa lagu we will not go down, yang seperti biasa kalo dah nyangkut dunianya israel- palestina dia jadi orator ulung denagn semangat 80 an ( 45 aja kalah hehehe ). begitu di dengerin wuih enak banget.. lele bakar yang aku santap jadi kalah ...
n akhirnya dengan penuh penghayatan p4 ( seperti penataran waktu sltp ) kudengerin lamaaa banget n diputar ulang trus, n hasilnya ndak mudeng bhs inggris hehe, jadi nyesel knp ndak aku lanjutin kursus bhasaku dulu, tapi tentunya ndak ada kata terlambat, didampingi dengan rasa motivasi yang tinggi ingin tahu makna moral dari lagu akhirnya cari tahu deh terjemahanya...
n wuih emang jadi tebel rasanya nih iman ( padahal kalo isya jam 1 malem :) )

yahh moga pada tergerak hatinya u/ membantu perjuangan rakyat palestin seperti Michael Heart dengan lagunya we will not go down yg berharap orang-orang akan tergerak nuraninya
kalaupun belum bersedia/mampu mengulurkan bantuan materi / fisik demi meringankan
beban penderitaan rakyat Palestina. tentunya cukup dengan boikot produk israel. ( ikut promosi)
ntar tak postingan produk2 israel n cs nya yg musti diboikot,

oke akhir kata ini nih hasil terjemahan lagu we will not go down n kalo mau download copas aja ya
http://www.4shared.com/file/81786755/2424a09e/we_will_not_go_down__SONG4GAZA-MichaelHeart_.html

KAMI TIDAK AKAN MENYERAH

(Composed by Michael Heart)

Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati

Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar

Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini


WE WILL NOT GO DOWN

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

19 November 2008

::: BELAJAR SQL (LANJUT) 1 :::

setalah dari tadi pagi puyeng nyari syntax sql untuk menjumlahkan data kembar akhirnya sampai juga pada tutorial ini , perintah - perintah lanjut manajemen database sql

ORDER BY

Order by adalah perintah yang digunakan untuk mengurutkan data pada tabel secara ascending (menaik) atau descending (menurun).

Misalkan kita memiliki tabel seperti ini:

Karyawan

Kode Nama Gaji
KP01 Amrin 200000
KP02 Camelia 300000
KP03 Bembi 100000

Untuk menampilkan tabel diatas urut berdasarkan Nama dari A-Z (ascending) perintahnya adalah:

select Kode,Nama,Gaji
from Karyawan
order by Nama;

Perintah diatas akan menampilkan hasil seperti ini:

Kode Nama Gaji
KP01 Amrin 200000
KP03 Bembi 100000
KP02 Camelia 300000

Perhatikan, tabel diatas menampilkan data urut Nama dari A-Z. Sebaliknya,untuk menampilkan data urut Nama dari Z-A (descending), perintahnya adalah:

select Kode,Nama,Gaji
from Karyawan
order by Nama DESC;

Anda bisa juga memodifikasinya dengan perintah Where. Misal saja anda hanya ingin menampilkan data karyawan bergaji > 100000 dan urut Kode dari besar ke kecil (descending), maka anda gunakan perintah ini:

select Kode,Nama,Gaji
from Karyawan
where gaji > 100000
order by Kode DESC;

Hasilnya akan tampak seperti ini:

Kode Nama Gaji
KP02 Camelia 300000
KP01 Amrin 200000

MIN, MAX, AVG, SUM, DAN COUNT

Perintah Fungsi
MIN Mencari jumlah paling kecil / minimum
MAX Mencari jumlah paling besar / maksimun
AVG Menghitung rata-rata
SUM Menghitung hasil penjumlahan
COUNT Menghitung hasil pencacahan / counter

Masih menggunakan tabel Karyawan, kita ingin menampilkan gaji tertinggi. Maka perintahnya:

select MAX(gaji)
from Karyawan;

Hasilnya:

Gaji

300000

Lain halnya bila kita ingin menghitung jumlah dari gaji Karyawan. Perintahnya adalah:

select SUM(gaji)
from Karyawan;

Hasilnya:

600000

Contoh lain adalah bila kita ingin mengetahui jumlah karyawan maka perintahnya sebagai berikut:

select COUNT(*)
from Karyawan;

GROUP BY

Perintah Group By memiliki kegunaan untuk melakukan perhitungan berdasarkan kriteria tertentu. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan tabel dibawah ini:

Pegawai_baru

Kode Nama Asal Pendidikan Gaji
PB01 Ronald Jakarta S1 400000
PB02 Made Bali S1 300000
PB03 Aziz Semarang S1 300000
PB04 Mustofa Semarang D3 250000
PB05 Eka Jakarta S1 275000
PB06 Gozali Yogya D3 200000
PB07 Dani Jakarta S1 350000

Dari tabel Pegawai_baru, kita ingin menampilkan gaji tertinggi / maksimum yang diperoleh pegawai berdasarkan pendidikannya. Maka perintahnya adalah:

select Pendidikan,max(Gaji)
from Pegawai_baru
GROUP BY Pendidikan;

Hasil dari perintah diatas seperti ini :

D3 250000
S1 400000

Kasus lain : kita ingin menampilkan berapa banyak pegawai berdasarkan kota asalnya. Maka kita dapat menggunakan perintah count untuk pencacahan. Lebih jelasnya seperti ini:

select Asal,count(Asal)
from Pegawai_baru
GROUP BY Asal;

Bali 1
Jakarta 3
Semarang 2
Yogya 1

Contoh lain, bila kita ingin mengetahui berapa banyak pegawai dan jumlah total gaji yang dikeluarkan untuk masing-masing pendidikan, caranya:

select Pendidikan,count(Pendidikan),sum(Gaji)
from Pegawai_baru
GROUP BY Pendidikan;

Hasilnya:

D3 2 1625000
S1 5 450000

14 November 2008

Tips optimasi performa XP


Mari mari...
Dimulai dengan tweak registry... klik START > RUN > REGEDIT.EXE... lalu...

Buka HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\
SessionManager\MemoryManagement
. Ubah nilai 'LargeSystemCache' jadi '1'. Fungsi: Maksimalin fungsi RAM komputer dengan cara menyimpan semua sistem dan kernel Windows ke RAM... konsekuensinya FREE RAM akan berkurang... namun dengan imbalan performa Windows bertambah cepat... jadi hanya disarankan bila RAM lebih dari 512MB.


Buka HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\
SessionManager\MemoryManagement
. Ubah nilai 'DisablePagingExecutive' jadi '1'. Fungsi: Mencegah penggunaan PAGEFILE bila masih ada RAM yang tersisa... konsekuensinya kecepatan akan bertambah karna berkurangnya akses PAGEFILE ke harddisk...


Buka HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\
SessionManager\MemoryManagement\PrefetchParameters
. Ubah nilai 'EnablePrefetcher' jadi '0'. Jangan lupa... buka juga folder C:\WINDOWS\Prefetch lalu hapus isinya. Fungsi: Mematikan fungsi prefetch... prefetch semacam shortcut buat program-program yang sering di jalanin di Windows... jadi setiap kali membuka program-program yang sering di jalanin tidak memakan waktu lama... tapi gara-gara kebanyakan shortcut boot-up Windows jadi lebih lama. Mematikan fungsi prefetch dan nghapus file di folder C:\WINDOWS\Prefetch tidak akan mengubah kecepatan akses program yang sering dijalankan... karna file tersebut hanya shortcut.


Buka HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer. Bikin SUB-KEY baru dengan nama 'AlwaysUnloadDLL' jangan lupa dimasukin nilainya '1'. Fungsi: Menyingkirkan file-file DLL dari RAM ketika sebuah program itu sudah tidak berjalan lagi...

Buka HKCU\Software\ Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer. Ubah nilai DWORD menjadi seperti ini: SearchSystemDirs=1, SearchHidden=1, IncludeSubFolders=1, CaseSensitive=0. Fungsi: Proses pencarian file (START > SEARCH) lebih cepat dengan melakukan pencarian secara recursive ke DIREKTORI, DIREKTORI SISTEM dan YANG TERSEMBUNYI.

Buka HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Explorer\Advanced.
Ubah nilai DWORD
untuk EnableBalloonTips dan ShowInfoTip, dengan '0'. Fungsi: Menghilangkan tips balon yang muncul...

Buka
HKCU\Control Panel\Desktop. Ubah nilai berikut:
AutoEndTasks=1
, fungsi: ketika shutdown... semua aplikasi yang berjalan akan secara otomatis dipaksa untuk di tutup.
HungAppTimeout=1000
, fungsi: memperkecil waktu toleransi sebuah aplikasi yang tidak merespon sehingga bisa di anggap aplikasi itu crash.
WaitToKillAppTimeout=1000
, fungsi: memperkecil waktu toleransi sebuah aplikasi yang tidak merespon untuk di paksa di tutup.
WaitToKillServiceTimeout=1000
, fungsi: memperkecil waktu toleransi sebuah servis yang tidak merespon untuk di paksa di tutup.

Buka HKLM\System\CurrentControlSet\Control\Filesystem
(khusus yang menggunakan NTFS)
Ubah nilai berikut:
DisableNTFSLastAccessUpdate = 1 (file terakhir yang di akses tidak akan di daftar waktunya).
NtfsDisable8dot3NameCreation = 1

Yang kedua adalah matikan kustomisasi yang ga perlu... misalnya:


Buka SYSTEM PROPERTIES > Advanced > Settings > Visual Effects > 'Adjust for best performance'... tapi kalo masih pengen ada efek yang menyejukan mata walaupun sedikit... hapus semua centang kecuali 'Smooth edge of screen fonts' dan 'Use drop shadow for icon labels on the desktop'...
Kalo ga butuh keindahan mata dan tampilan serta efek bisa langsung pilih

Buka SYSTEM PROPERTIES > Advanced > Settings > System Restore > Turn off System Restore. Kita ga perlu system restore, karna toh kita juga jarang bikin back-up, system restore juga fungsinya ga begitu penting... karna kalaupun kita mau bikin backup masih banyak software pihak ketiga yang fungsinya lebih baik daripada system restore.
Lalu pilih
Yang ketiga adalah matikan servis-servis yang ngga perlu dengan cara: klik START > RUN > SERVICES.MSC

Beberapa pilihan setting.. 'AMAN' adalah buat mereka yang pengen maen aman... 'GILA' adalah buat mereka yang hanya pengen komponen penting aja yang jalan ato advanced user yang senangnya coba-coba... HATI-HATI! beberapa komponen seperti NETWORKING (Termasuk dial-up networking) dan PRINTING tidak akan bekerja di setting 'GILA'...

DISABLED
berarti servis tidak akan di jalankan dengan konsekuensi beberapa aplikasi/program tidak akan berjalan, namun menghemat RAM dan mempercepat waktu BOOT-UP.
MANUAL berarti servis hanya akan di jalankan ketika ada program yang laen membutuhkan dengan konsekuensi START-UP program jadi lama, tidak akan menghabiskan RAM dan mempercepat waktu BOOT-UP.
AUTOMATIC berarti servis akan di jalankan setiap Windows BOOT-UP dan mengakibatkan program yang dibutuhkan dapat START-UP dengan cepat, tapi menguras RAM dan memperlambat BOOT-UP Windows...

Ini daftarnya:

SERVIS

AMAN

GILA

Alerter

Disabled

Disabled

Application Layer Gateway

Manual

Disabled

Application Management

Manual

Manual

Automatic Updates

Automatic

Disabled

Background Intelligent Transfer

Manual

Disabled

Clipbook

Disabled

Disabled

Computer Browser

Automatic

Disabled

COM+ Event System

Manual

Manual

COM+ System Application

Manual

Manual

Cryptographic Services

Automatic

Automatic

DCOM Server Process Launcher

Automatic

Automatic

DHCP Client

Automatic

Disabled

Directory Replicator

Manual

Manual

Distributed File System

Disabled

Disabled

Distributed Link Tracking Client

Disabled

Disabled

Distributed Link Tracking Server

Disabled

Disabled

Distributed Transaction Coordinator

Manual

Manual

DNS Client

Automatic

Disabled

Error Reporting

Disabled

Disabled

Event Log

Automatic

Automatic

Fast User Switching Compatibility

Manual

Manual

FAX Service

Manual

Manual

File Replication

Manual

Manual

Help and Support

Automatic

Disabled

HTTP SSL

Manual

Manual

Human Interface Device Access

Manual

Disabled

IMAPI CD-Burning COM Service

Manual

Disabled

Indexing Service

Disabled

Disabled

Internet Connection Firewall and Internet Connection Sharing

Automatic

Disabled

Internet Connection Sharing

Disabled

Disabled

Intersite Messaging

Disabled

Disabled

IPSEC Policy Agent

Manual

Manual

IPSEC Service

Manual

Manual

Keberos Key Distribution Center

Disabled

Disabled

License Logging Service

Disabled

Disabled

Logical Disk Manager

Automatic

Manual

Logical Disk Manager Administrative Service

Manual

Manual

Messenger

Disabled

Disabled

MS Software Shadow Copy Provider

Manual

Manual

NET Logon

Manual

Manual

Netmeeting Remote Desktop Sharing

Disabled

Disabled

Network Connections

Manual

Manual

Network DDE

Disabled

Disabled

Network DDE DSDM

Disabled

Disabled

Network Location Awareness

Manual

Manual

Network Provisioning Service

Manual

Manual

NT LM Security Support Provider

Manual

Manual

Performance Logs and Alerts

Manual

Manual

Plug and Play

Automatic

Automatic

Portable Media Serial Number

Manual

Manual

Print Spooler

Automatic

Disabled

Protected Storage

Automatic

Automatic

QoS RSVP

Manual

Manual

Remote Access Auto Connection Manager

Manual

Disabled

Remote Access Connection Manager

Manual

Disabled

Remote Desktop Help Session Manager

Disabled

Disabled

Remote Procedure Call (RPC)

Automatic

Automatic

Remote Procedure Call (RPC) Locator

Manual

Manual

Remote Registry Service

Disabled

Disabled

Removable Storage

Manual

Manual

Resultant Set of Policy Provider

Manual

Manual

Routing and Remote Access

Disabled

Disabled

RunAs Service

Manual

Manual

Schedule

Disabled

Disabled

Secondary Logon

Manual

Manual

Security Accounts Manager

Automatic

Automatic

Security Center

Automatic

Disabled

Server

Automatic

Disabled

Shell Hardware Detection

Automatic

Disabled

Smart Card

Manual

Manual

Smart Card Helper

Manual

Manual

Special Administration Console Helper

Manual

Manual

SSDP Discovery Service

Disabled

Disabled

System Event Notification

Automatic

Automatic

System Restore Service

Automatic

Disabled

Spooler

Automatic

Disabled

Task Scheduler

Automatic

Disabled

TCP/IP NetBIOS Helper Service

Disabled

Disabled

Telephony

Manual

Disabled

Telnet

Disabled

Disabled

Terminal Services

Disabled

Disabled

Terminal Services Session Directory

Disabled

Disabled

Themes Service

Automatic

Disabled

Uninterruptible Power Supply (UPS)

Manual

Manual

Universal Plug and Play Device Host

Disabled

Disabled

Upload Manager

Disabled

Disabled

Utility Manager

Manual

Manual

Virtual Disk Service

Manual

Manual

Volume Shadow Copy

Manual

Manual

WebClient

Disabled

Disabled

Windows Audio

Automatic

Automatic

Windows Firewall/Internet Connection Sharing

Automatic

Disabled

Windows Image Acquisition

Manual

Disabled

Windows Installer

Manual

Manual

Windows Management Instrumentation

Automatic

Automatic

Windows Management Instrumentation Driver Extentions

Manual

Manual

Windows Time

Disabled

Disabled

WinHTTP Web Proxy Auto-Discovery Service

Manual

Manual

Wireless Configuration

Disabled

Disabled

Wireless Zero Configuration

Disabled

Disabled

WMDM PMSP Service

Disabled

Disabled

WMI Performance Adapter

Manual

Manual

Workstation

Automatic

Disabled


Sedangkan ini servis yang dibutuhkan untuk...
LAN: Akses network lewat LAN ke HUB, SWITCH, ROUTER, atau KOMPUTER LAIN.
DUN: Akses network lewat DIAL UP NETWORKING... terutama yang pake KABEL TELPON, ISDN, MODEM, dan sejenisnya...

SERVIS

LAN

DUN

Computer Browser

V

-

DHCP Client

V

V

DNS Client

V

V

Remote Access Auto Connection Manager

-

V

Remote Access Connection Manager

-

V

Server

V

-

Telephony

-

V

Works

V

-


Yak itu aja dari tarsio... semoga bermanfaat... disajikan dari berbagai sumber!

Disclaimer: Tarsio ga tanggung jawab lho kalo kompinya kenapa-kenapa... toh laptopnya tarsio ga kenapa-kenapa abis di setting seperti diatas... n sebagai perbandingan aja... dulu laptopnya tarsio butuh sekitar 1menit 40detik sampe 2menitan untuk BOOT-UP... skarang laptopnya tarsio cuman butuh 1menit 10detik untuk selesai ngeload semua servis dan software start-up (di folder startup dan di registry) sampe ke Desktop Windows dan siap digunakan

17 September 2008

Alhamdulillah, dengan kehendak Allah istriku hamil. semoga Allah memberikan kemudahan kepada kami dan kesehatan kepada istriku dan yang ada di perutnya.

Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.

Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa

Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa

Semoga shalawat dan salam tercurah kepada nabi Muhammad.

Segala puji bagi Allah, Tuhan pencipta alam.

hari itu aku memeriksakan istriku ke poliklinik, karena beberapa hari ini istriku mengeluh pusing, mual n kalo malem badanya panas/demam. ama dokternya tuh didiagnosa sakit biasa kecapekan kurang darah, tapi tetep aja gejala-gejala sakitnya ndak berubah. akhirnya kembali jua ke poliklinik n menjalani test urine. hasilnya strep 2 " Al hamdulillah" ternyata istriku hamil. tapi dokternya nyaranin periksa ke lab dulu karena ada indikasi sakit "typhus".. astaghfirullah ..

malemnya tancep gas ke laboratorium kesehatan prodia, n hasilnya di esok hari " hamil + , infeksi saluran kemih n typhus jadi satu" saran : ke dokter kandungan secepatnya







12 September 2008

Bekal Untuk Karyawan Baru


Masalah Internal

Menjadi karyawan baru atau pegawai baru kerapkali tidak mudah. Sudah mencari pekerjaannya setengah mati susahnya, soal adaptasi dengan lingkungan baru pun kerap menjadi masalah tersendiri. Keadaan semacam inilah yang kerap membuat para karyawan baru harus menelan pengalaman pahit. Mereka akhirnya mengambil keputusan untuk berhenti dengan alasan tidak tahan atau terpaksa. Buntut-buntutnya cari pekerjaan lagi.

Kalau melihat praktek sehari-hari, rupanya kejadian demikian tidak hanya menimpa orang yang baru pertama kali kerja. Orang yang sudah punya pengalaman kerja sekali pun sering terhambat oleh soal adaptasi ini. Intinya, menjadi karyawan baru atau menjadi orang baru di tempat yang sama sekali baru itu tidak bisa dibilang mudah seratus persen. Ada sejumlah kesulitan, yang kalau tidak ditangani secara bijak, dapat membuat rencana kita gagal atau terbengkalai di tengah jalan.

Dari praktek di lapangan, munculnya kesulitan itu bisa bersumber dari dalam diri kita dan juga ada yang bersumber dari atasan, pimpinan atau manajemen. Apa saja yang bersumber dari diri kita? Ini juga tidak bisa didetailkan satu persatu di sini. Sekedar untuk sebagai acuan, saya ingin memakai laporan sebuah studi. Meski ini didasarkan pada angkatan kerja di Amerika, tetapi rasanya tidak ada ruginya juga kalau kita menjadikannya sebagai semacam pedoman untuk memperbaiki diri. Dalam laporan berjudul "Are They Really Ready To Work" (The Conference Board, Inc: 2006), ada beberapa poin penting yang bisa dicatat.

1. Skill atau kompetensi.

Skill atau kompetensi adalah sesuatu yang membuat kita mampu mengerjakan pekerjaan. Motivasi adalah sesuatu yang membuat kita mau mengerjakan pekerjaan. Sedangkan sikap adalah sesuatu yang akan menentukan sebagus apa pekerjaan itu akan kita kerjakan. Kalau skill kita defisit menurut ukuran tuntutan pekerjaan (workforce) di tempat yang baru itu, ya mau tidak mau memang ini masalah dari kita dan buat kita. Jika kita kebetulan masuk di perusahaan yang memiliki unit atau badan EAP (Employee Assistance Program), dan lain-lain, kita bisa memanfaatkan sarana tersebut untuk meng-up grade skills atau kemampuan kita. Kalau tidak tersedia., kita yang harus inisiatif dan kreatif menambah ketrampilan dan kemampuan dengan sarana dan situasi yang ada. Itu pun sudah menjadi ujian dari kemampuan kita to struggle beyond our own laziness and inner obstacle.

2. Profesionalisme dan etika kerja.

Profesionalkah kita? Ada pendapat yang menyatakan bahwa orang akan disebut profesional kalau yang bersangkutan berpedoman pada nilai-nilai dan etika kerja atau profesi yang disandangnya seperti orang memedomani / mengimani ajaran agamanya dalam arti berpegang teguh. Ini misalnya saja komitmen terhadap tugas, punya disiplin kerja, punya semangat dedikasi yang tinggi, mentaati etika, kode etik atau kesopanan, dan seterusnya..

3. Komunikasi (lisan & tulisan).

Kekurangan dalam hal kemampuan berkomunikasi, baik lisan dan tulisan, inipun ikut mempersulit posisi kita di tempat yang baru. Untuk yang baru lulus dari sekolah, biasanya masih belum terlatih menggunakan bahasa-bahasa yang pas untuk orang yang pas di tempat kerja. Ini bisa terjadi dari mulai yang kecil, misalnya memanggil orang, menyatakan pendapat, menjawab telepon yang masuk, dan lain-lain. Bagi yang sudah pernah kerja di tempat lain, kita pun perlu berhati-hati di tempat baru ini. Kenapa? Bahasa yang kita ucapkan itu tidak selamanya diartikan sama oleh orang yang berbeda di tempat yang berbeda.

4. Kerjasama atau tim

Kerjasama kelompok atau teamwork adalah kemampuan seseorang dalam bekerja sama dengan orang lain atau menjadi bagian dari suatu kelompok dalam melaksanakan suatu tugas. Sedikit-sedikit mendebat, tidak mau dipimpin dan tidak siap memimpin, kurang menyadari tanggung jawab tim, ingin mencari muka sendiri, kurang mandiri atau kurang berkonsultasi, tidak mau mendengarkan masukan, gampang tersinggung, terlalu sensitif, suka menggembosi orang lain, dan lain-lain, kerap menjadi masalah yang serius untuk orang baru. Karena itu, ini perlu dihindari.

5. Berpikir kritis dan kemampuan problem solving

Berpikir kritis, berpikir analitis, atau berpikir logis adalah kemampuan seseorang dalam memahami situasi dengan cara menguraikan masalah menjadi bagian-bagian yang lebih rinci (faktor-faktor; penyebab masalah), atau mengamati akibat suatu tindakan / keadaan tahap demi tahap berdasarkan pengetahuan, pengalaman dan semangat (spirit). Sebetulnya, semua level jabatan membutuhkan kemampuan ini meski bentuknya berbeda-beda. Ini misalnya saja: teliti, keputusan yang logis, opini yang aktual dan faktual, memiliki informasi yang relevan dengan pekerjaan, bisa melihat masalah atau bagiannya sebagai sesuatu yang bisa dihadapi dengan tindakan-tindakan yang logis, mengetahui sumber-sumber bahaya (the danger), dan lain-lain.

Itu semua adalah point yang berpotensi menyulitkan posisi kita apabila tidak kita perhatikan dengan bagus.

Masalah Eksternal

Tak hanya masalah-masalah di atas yang mempersulit posisi kita di tempat yang baru. Ada masalah lain yang juga ikut mempersulit. Sebut saja ini masalah eksternal. Inipun tidak bisa kita detailkan satu persatu. Secara umum, masalah eksternal yang dihadapi orang baru itu adalah masalah person. The person di sini, bisa atasan, bawahan atau kolega. Ini yang pertama. Meminjam istilah yang dipakai para ahli di bidang karir, person yang bisa mempersulit kita itu disebut "the difficult people". Seperti apa orang yang sulit itu? Menurut kolomnis The CEO Refresher, Paul B. Thornton (2002), ciri-ciri utama orang sulit itu adalah:

1. The Aggressor: memaksakan kehendak, menggunakan bahasa yang kasar, otoriter, main pecat, dan semisalnya

2. The Victim: selalu menyalahkan orang lain, selalu ngomel karena merasa dirugikan orang lain, selalu menuding karyawan sebagai faktor kerugian, dan seterusnya.

3. The Rescuer: selalu ingin ikut campur, terlalu takut dibenci orang dan terlalu ingin dipuji orang, dan semisalnya.

Selain person, terkadang miliu dan budaya juga ikut mempersulit posisi kita. Miliu kerja adalah apa yang kita rasakan di tempat kerja. Secara rasa, pasti berbeda antara tempat kerja yang sudah dipenuhi permusahan dengan tempat kerja yang dipenuhi keharmonisan atau kekeluargaan. Pasti ada perbedaan antara miliu kerja yang sehat dengan yang sakit. Lingkungan yang "bersih" dan "kotor"; ada perusahaan yang consumer-oriented ada yang tak peduli sama sekali; ada yang disiplin dan tertib tetapi ada juga yang kendor dan tak beraturan.

Artinya, baik miliu atau budaya yang tidak pas dengan hati kita terkadang juga menjadi masalah. Karena itu, tidak sedikit dari kita yang memilih untuk hengkang saat menghadapi miliu yang tidak klop atau budaya yang tidak pas.

Bagaimana menghadapinya?

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, ketika kita menghadapi persoalan di tempat kerja, pilihan yang tersedia di situ mungkin hanya dua. Pertama, kita hengkang ke tempat lain yang lebih bagus (Push out but better off). Ketika pilihan ini yang dipilih, berarti pembahasannya selesai. Kedua, kita tetap akan masuk di pekerjaan itu dan mengembangkan jurus-jurus baru di dalamnya (Staying on but building option). Mungkin ada yang bertanya, jurus-jurus apa yang perlu diambil jika saya tetap memilih opisi kedua? Untuk menjawab ini pasti tidak ada buku panduannya. Di bawah ini ada beberapa yang mungkin bisa kita jadikan acauan:

1. Fokuskan pada pengembangan diri

Dua agenda penting dalam pengembangan diri di sini adalah: a) memiliki program pengembangan sendiri, entah itu skill kerja atau mental yang terencana dengan bagus sesuai keadaan kita, dan b) menjadi fasilitator atas apa yang ditugaskan kepada kita. Menjadi fasilitator artinya kita menerima apapun yang ditugaskan kepada kita sebagai sarana belajar. Jangan mengerjakan sesuatu hanya karena disuruh semata. Ini beban buat kita dan terkadang mencerminkan kesan yang kurang bagus. Apalagi jika itu kita barengi dengan menuntut hak-hak sebelum kewajiban. Mengacu pada penjelasan di muka, kita bisa menjadikan tugas itu sebagai latihan berpikir kritis, latihan meningkatkan skill atau competency, dan lain-lain.

2. Fokuskan pada pembuktian

Sebagai orang baru, mungkin pesan Jet Li ini perlu diingat. Pertama, ketuklah pintu. Kedua, buatlah orang lain tahu bahwa Anda datang. Ketiga, buktikan siapa dirimu. Jika Anda sudah berhasil membuktikan diri, maka Anda tidak kesulitan mengontrol orang dan keadaan. Minimalnya, ketika kita sudah berhasil membuktikan diri secara bertahap, maka kita tidak gagap, tidak takut, tidak minder atau diliputi perasaan yang tidak-tidak tanpa alasan yang jelas.

Sebagai orang baru, kerapkali banyak penilaian yang bermacam-macam pada kita. Ada yang minor, underestimate, kurang ini, kurang itu, dan lain-lain. Satu sisi ini perlu kita pahami sebagai kewajaran. Namun begitu, jika kita pada akhirnya sanggup membuktikan diri, opini orang sekitar yang bermacam-macam pada kita akan kalah oleh realitas yang kita buktikan. Inilah salah satu esensi profesionalitas. Terkadang lebih bagus kita dinilai lima tetapi sanggup membuktikan sampai tujuh ketimbang kita dinilai tujuh tetapi hanya sanggup sampai lima.

3. Pelajari cara hidup

Cara hidup di sini termasuk bahasa-hidup, kebiasaan, dan budaya yang berlaku di tempat baru. Untuk bisa mempelajari ini memang terkadang menuntut agar kita ikut lebih dulu. Kalau bicara resiko sosial, bebannya akan lebih ringan kalau kita lebih dulu mengikuti cara hidup orang lama ketimbang kita langsung memberontak. Tentu ini untuk beberapa hal yang sifatnya bukan pelanggaran. Agar kita bisa ikut dan belajar, yang diperlukan di sini adalah kemampuan untuk mendengarkan, mengobservasi, melihat, menanyakan dan mempertanyakan serta memahami. Hindari upaya-upaya untuk menonjolkan diri sendiri secara mencolok atau ekstrim, apalagi membual terlalu jauh. Jadikan ini sebagai sarana untuk memperbaiki kemampuan berkomunikasi.

4. Hindari keberpihakan "gang"

Biar di tempat kerja pun ada politik, seperti di Senayan. Namanya sering disebut office politic (OP). OP ini adalah cara informal atau cara yang halus untuk mendapatkan kekuasaan, baik itu formal (authority) atau non-formal (power). Dalam prakteknya, OP ini kerap menimbulkan konflik antar-gang di tempat kerja. Sebagai orang baru, akan lebih safe kalau kita menghindari keberpihakan pada gang tertentu secara fanatik. Akan lebih bagus kalau kita bermain netral yang bijak dan asertif. Bijak di sini artinya punya kemampuan mengakomodasi dua hal yang kontras dan memberikan respon yang proper (tepat) dan proporsional. Asertif artinya kita tetap menjadi asli tetapi juga bisa beradaptasi dengan cara yang bagus (polite but firm). Ini juga termasuk latihan berkomunikasi (dealing with others).

5. Membangun mentalitas baja

Jurus ini kerap berhasil digunakan menghadapi atasan yang kita sebut difficult people di atas pada saat belum punya alternatif lain. Tentu ini tidak untuk semua jenis dan tipe. Sebut saja di sini misalnya kita punya atasan yang "tidak mudah puas". Jika itu kita terima dengan pemahaman yang dangkal tentang diri si atasan itu, akan mempersulit hidup kita sendiri atau memperberat beban batin kita. Akan mungkin berbeda masalahnya seandainya kita mampu melihat atasan kita dengan angle atau sudut pemahaman yang berbeda.

Bermental baja รข€“ bukan berarti ndablek, tidak mempan perubahan dan tidak punya perasaan. Untuk punya mental baja, justru kita perlu punya pemikiran luas, pengertian bijak dan pandangan yang obyektif dalam menilai sebuah kejadian, misal ketika dimarahi, dikasih tugas yang berat, ditegur, dikritik, dsb. Kita tidak menilai atasan atau kolega dari sikap / reaksi emosi / perilaku mereka. Selama kita terpancing oleh hal-hal yang ada dipermukaan / yang terlihat / pada kasusnya semata, pada perilakunya semata, sebenarnya asumsi kita didasari oleh pemahaman yang sangat dangkal tentang orang itu atau situasi yang muncul. Itu yang membuat kita akhirnya lebih focus ke sakit hati-nya dari pada melihat hikmah atau pelajarannya.


nemu artikel di e-psikologi.com mengingat aku sebagai orang yang baru pindah kerja :D semangat 2x n semangat --> kata istriku kemarin